Di Indonesia ini apa sih sebenernya fungsi halte? Coba kita lihat perilaku bis, metro mini, kwk dan entah apa lagi namanya. Mereka bisa berhenti disembarang tempat dan disembarang waktu sesuai dengan perintah penumpang. Benar-benar menerapkan motto pembeli adalah raja. Enak juga sebenarnya ya jadi penumpang, bisa sesuka hati memberhentikan bis saat kita naik dan menyetopnya dimanapun kita mau, walaupun bukan di halte. Kan udah bayar? Sedaap….Sang angkot dengan gagahnya akan segera menepi bila kita sudah melambaikan tangan untuk menumpang, atau mengetuk langit-langit kendaraan kalau mau turun. Siiiuuuttt....langsung menepi, walaupun saat itu mereka sedang berada di jalur tengah. Diprotes orang? Emang gue pikirin… Ini lah kerasnya hidup di Jakarta meeeen…TST laaah, Simpel kan? Nah, kembali ke pertanyaan awal... apa sih fungsi halte?
Mengenai Saya
- Endang Moerdopo
- Nama saya Endang Moerdopo. Nama belakang itu nama orang yang mengukir hidup saya. Saya lahir tanggal 5 April 1968 di Yogyakarta. Menyelesaikan SD hingga SMA di St Ursula Jakarta, meneruskan study di Fisip Universitas Indonesia. Kemudian mengambil S2 di almamater dan fakultas yang sama. saat ini saya sedang melanjutkan studi doktoral, masih di jurusan, fakultas dan Universitas yang sama. Saya pernah terlibat dalam program Rehabilitasi dan Rekonstruksi BRR di Aceh pasca Tsunami, sekaligus menyusun thesis S2. Saya punya kegemaran lain di bidang kesenian, yakni menari dan menulis. Di bidang menari, saya dipercaya sebagai Wakil Ketua Kelompok kesenian Puri Gita Nusantara - yang diketuai Pak Permana Agung. Di dunia sastra, sudah beberapa tulisan saya hasilkan. Buku terbitan perdana saya berjudul PEREMPUAN KEUMALA, yang telah diterbitkan tahun 2008 oleh GRASINDO dan saat ini saya sedang menyelesaikan lanjutan dari novel PEREMPUAN KEUMALA. Nyanyi? jelas suka...., meski hanya untuk gumam sendiri. Traveling, baca buku, nonton pementasan, beberapa dari bagian kesenangan saya. Saya rasa ini dulu ya .... Best regards